• Latest News

    Sabtu, 27 Desember 2014

    Membaca Kemesraan Zionis dan Syiah



    Oleh: AHMAD NASRI

    Judul Buku  : Zionis dan Syi‘ah Bersatu Hantam Islam
    Penulis        : Muhammad Pizaro Novelan Tauhidi
    Tebal           : 448 halaman, Soft cover
    Penerbit       : Arrahmah Publishing
    Catakan       : Pertama, 2013

    Sejak dulu hingga sekarang banyak orang awam baik dari Kaum Muslimin maupun masyarakat umum di Indonesia dan dunia internasional yang mengira bahwa Republik ‘Islam’ Iran adalah negara terdepan dalam melawan Zionisme Yahudi di Palestina. Karena memang selama ini opini yang berhembus di tengah-tengah publik menyatakan bahwa Yahudi dan Syi‘ah adalah dua kelompok yang saling bertikai. Hingga telah banyak pakar konspirasi dan politik yang terjebak dalam melihat percaturan politik di dunia Islam. Mereka terjebak karena mendahulukan analisa semata ketimbang nash Al Qur’an, Al Hadist serta petunjuk para ulama shalafus shalih. Maka dengan gegabah mereka menuding para aktivis Islam yang berjuang untuk menurunkan diktatorisme rezim Syi‘ah di berbagai belahan dunia sebagai salah satu permainan Zionis Israel dalam mengadu domba kaum Muslimin.
    Selama ini memang sekte Syi‘ah dikenal sebagai salah satu bagian dari kaum Muslimin selain Sunni, ahlus sunnah waljama’ah. Hal yang ternyata sama sekali tidak tepat jika kita menengok kembali kedalam lembar sejarah sebagaimana yang disampaikan oleh banyak ulama dari masa ke masa. Salah satunya yaitu Syaikh Dr. Ihsan Ilahi Dzahir rahimahullah, ulama’ ahlus sunnah terkemuka yang bahkan telah jauh lebih dulu menulis tentang persekongkolan Yahudi dan Syi’ah dalam menghantam Islam sebelum buku ini terbit.
    Bahwa sekte Syi‘ah sesungguhnya merupakan desain dari orang-orang Yahudi pada masa kepemimpinan Khalifah Utsman bin Affan radhiallahu ‘anhu. Mereka memasukkan Abdullah bin Saba’, salah satu tokoh Yahudi tulen ke dalam Islam dengan cara berpura-pura menyatakan keislamannya dengan kedok pembelaan terhadap ahlul bait Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wassalam. Umat Islam harus mewaspadai mereka dan memastikan bahwa Islam yang dilaksanakan adalah sesuai Al-Qur‘an dan Sunnah Rasul shallallahu ‘alaihi wassalam sesuai dengan pemahaman para shalafus shalih. Dalam bab pertama buku ini, penulis sudah menaruh tinjauan beberapa ulama’ tentang ajaran Syi‘ah. Agar umat Islam dapat melihat dengan jelas siapa sesungguhnya Syi’ah. Bahwa mereka tidak lain adalah aliran sesat yang menyempal atas nama Islam lalu menusuk dari belakang.
    Hal ini sebagaimana disampaikan salah satu pakar dan pengamat Syi‘ah di Indonesia yang juga Ketua Umum Yayayan Al Islam, Ustadz Farid Ahmad Okbah, M.A yang memberikan sambutan dalam buku tersebut, “Pencetus Syi‘ah adalah seorang Yahudi bernama Abdullah bin Saba’. Seperti pengakuan ulama Syi‘ah An-Nubakhti dalam kitabnya Firakusy Syi‘ah. Dalam ajarannya banyak yang mirip Yahudi. Begitu pula gerakannya mirip dengan Zionisme, makanya tidak heran kalau terungkap skandal IRAN GATE kerja sama jual beli senjata Yahudi, Amerika dan Iran.”
    Buku Zionis dan Syi‘ah Bersatu Hantam Islam ini ditulis oleh Muhammad Pizaro Novelan Tauhidi. Penulis dipercaya untuk memegang amanah di beberapa tempat, diantaranya sebagai Ketua Umum Forum Komunikasi Mahasiswa Bimbingan dan Konseling Islam Seluruh Indonesia, Koordinator Kajian Zionisme Internasional (KAZI) dan Sekretaris Jenderal Jurnalis Islam Bersatu (JITU).
    Karena ditulis oleh seorang Jurnalis Islam yang menekuni kajian Zionisme Internasional dan dijabarkan dengan gaya menulis yang enak dibaca, maka didalamnya sangat kaya data dan fakta yang diharapkan bisa menyadarkan umat Islam bahwa musuh sejatinya bukan saja Zionis Yahudi, tapi juga Syi‘ah. Didalamnya memaparkan fakta-fakta terkait dengan hubungan Zionis Yahudi dan Syi‘ah dari waktu ke waktu. Bahwa sebenarnya Yahudi dan Syi‘ah tampak bermusuhan di luar, tapi di bawah meja saling bersalaman. Diatas permukaan keduanya saling mengecam tetapi dibawah permukaan saling kerja sama.
    Diantara fakta  dari persekongkolan antara Yahudi (Israel) dan Syi‘ah yang dipaparkan penulis yaitu, kontak kuat yang dilakukan intelijen Israel dengan banyak petugas Iran yang dilatih oleh militer Israel antara tahun 1962 sampai kejatuhan rezim Syah Reza Pahlevi pada tahun 1979. Rezim Syi‘ah Khomeini menghabiskan dana hingga 500 juta US Dollar guna membeli peralatan perang dari Israel sepanjang tahun 1980 hingga 1983. Bahkan keduanya terlibat secara bersamaan dalam menyerang reaktor nuklir Irak pada tahun 1981. Tidak heran di Iran ada perpustakaan Yahudi dengan foto Khomeini di dalamnya.
    Selain itu, buku ini juga membahas mengenai kerjasama yang dilakukan antara Yahudi Israel dan Syi‘ah. Termasuk penyerangan dan aksi militer yang terjadi terhadap umat Islam di Palestina dan Suriah yang sampai sekarang ini masih bergejolak dan belum juga berakhir. Hal itu dikarenakan Yahudi Israel dan Syi‘ah yang istiqamah ‘bersandiwara’ untuk membentuk opini publik bahwa keduanya saling berkonflik. Fakta lain dijelaskan secara tuntas dalam buku ini termasuk penyebaran Yahudi dan Syi‘ah di Indonesia serta strategi-trategi yang digunakan Zionis ‘Israel’ untuk melawan Islam. Semuanya dibongkar dari mulai Iran, Irak, Suriah, Hizbullah hingga potret penindasan sistematis terhadap ahlussunah waljama’ah yang tinggal di negara Syi‘ah pada berbagai belahan dunia.
    Hal lain yang bisa menguatkan eksistensi buku ini dihadapan umat Islam adalah sambutan (endorsment) beberapa tokoh umat berpengaruh yang diberikan untuk buku ini. Selain sambutan Ustadz Farid Ahmad Okbah, M.A diatas, buku ini juga diberikan endorsment diantaranya oleh Amir Jama‘ah Ansharut Tauhid (JAT) Ustadz K.H. Abu Bakar Ba’asyir, Mantan Menpora DR. Adhyaksa Dault dan Direktur An-Nashr Institute yang juga aktivis DPP Front Pembela Islam (FPI) Munarman, S.H. 
    Sejatinya buku ini bukanlah sebuah fakta baru yang mengungkap kerjasama Zionis Yahudi Israel dan Syi‘ah dalam memusuhi Islam dan kaum Muslimin. Buku ini ditulis hanya untuk melanjutkan temuan para ulama shalafus shalih terkait upaya Yahudi dan Syi‘ah untuk memadamkan cahaya Islam. Namun tetap saja buku ini akan menambah wawasan umat Islam terutama dalam menguatkan aqidah dan mengaplikasikan al wala’ wal bara’, kepada siapa umat harus loyal dan berkasih sayang serta kepada siapa pula mereka harus waspada dan berjaga-jaga dari kejahatannya. Wallahu a’lam
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Membaca Kemesraan Zionis dan Syiah Rating: 5 Reviewed By: Fastabiqu Online
    Scroll to Top