• Latest News

    Selasa, 13 Januari 2015

    Dahnil Anzar: Melawan Korupsi Itu Berjamaah




    SERANG – Sejak terpilih menjadi Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak yang juga akademisi Untirta, terus melakukan kampanye anti korupsi yang difokuskan pada mahasiswa dan generasi muda. Hal ini terlihat dari beberapa gagasan yang implementasinya akan dimulai pada Tahun 2015 ini, yakni Madrasah Anti Korupsi dan Gerakan #Berjamaah Lawan Korupsi.
    Kepada radarbanten.com, Sabtu (3/1/2015) sore, di Kedai Kopi Parlemen, Cinanggung Kota Serang, Dahnil mengungkapkan beberapa gagasan tentang Madrasah Anti Korupsi. Berikut petikan wawancara bersama Fauzan Dardiri jurnalis radarbanten.com

    Setelah menjadi Presiden Religion for Peace Asia and Pacific Youth Interfaith Network (RfP-APYIN) sekarang menjadi Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah, apa tidak mengganggu aktivitas anda sebagai Dosen?
    Alhamdulillah, tidak mengganggu karena itu sudah menjadi kewajiban saya, saat ini saya memiliki kewajiban dua hari di kampus Untirta yaitu hari Kamis dan Jum’at, selama dua hari tersebut saya diamanatkan untuk mengisi sembilan SKS.



    Dalam pelantikan Anda di Jakarta beberapa waktu lalu, Anda menggas Madrasah Anti Korupsi dan Gerakan Berjamaah lawan Korupsi?
    Iya benar, pada (23/12/2014) lalu,  Pemuda Muhammadiyah bersama ICW menandatangani nota kesepahaman atau MoU untuk saling memperkuat gerakan anti korupsi di Indonesia, di Jakarta saat usai prosesi Pelantikan kami.

    Apa yang menjadi landasan Anda menggagas Madrasah Anti Korupsi?
    Gagasan ini dibuat saat saya dan rekan-rekan memiliki pemikiran, bahwa selama ini organisasi kemasyarakatan Islam yang ada di Indonesia, belum ada yang fokus dan match serta fokus pada pemberantasan korupsi, dan kalaupun ada baru hanya sebatas dan seperti lembaga pemadam kebakaran. Namun mereka lupa menumbuhkan budaya anti korupsi. Sehingga saya bersama rekan-rekan khususnya Pemuda Muhammadiyah mencoba menggagas ini dan diawali dengan Gerakan #Berjamaah Lawan Korupsi.
    Bagaimana cara mengimplementasikan di Perguruan Tinggi soal Madrasah Anti Korupsi ini?
    Implementasinya akan kita mulai di Tahun 2015, karena kita saat ini sedang membuat kurikulumnya bersama Indonesian Corruption Wacth (ICW). Dan untuk mengawalinya kita akan menerapkan di Perguruan Tinggi Muhammadiyah di seluruh Indonesia, seperti Universitas Muhammadiyah Tangerang, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Ahmad Dahlan dan lainnya. Rencananya kita akan fokuskan pendidikan selama enam bulan atau satu semester. Karena ini awal, kami akan fokuskan untuk memiliki produk dari Madrasah ini. Dalam kurikulum Madrasah Korupsi, mahasiswa akan diajarkan berkaitan dengan proses penganggaran, dan hal-hal lainnya berkaitan dengan ruang-ruang yang mendekatkan pada tindakan korupsi. Sehingga ke depannya kita memiliki kader-kader untuk mencegah dan melawan korupsi.

    Bagaimana dengan Gerakan Berjamaah Lawan Korupsi yang anda Gagas untuk melawan Korupsi?
    Gagasan ini dimulai bersama dan rekan-rekan sejak lama, namun saat saya amanatkan untuk menjadi Ketum Pemuda Muhammadiyah, coba saya mulai, dengan memulai mengendose-kan diri (foto-foto sendiri menggunakan tulisan lawan korupsi-red) yang di upload melalui Blackbery, Android ke media sosial, baik website, facebook, twitter dan berbagai macam media sosial. Hal ini dilakukan ketika dirinya merasa sudah mendeklarasikan dirinya lawan korupsi. Sehingga ketika yang sudah memampang dirinya melawan korupsi mudah-mudahan meminimalisir prilaku korupsi. Dan ini harus dilakukan mulai dari pribadi-pribadi. Perlu kita ketahui problem mendasar di Indonesia saat ini yakni Korupsi, karena umumnya korupsi tidak dilakukan sendiri-sendiri tetapi dilakukan secara berjamaah. Itulah sebabnya upaya untuk melawannya harus berjamaah. [red/radarbanten/pp-pm]  
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Dahnil Anzar: Melawan Korupsi Itu Berjamaah Rating: 5 Reviewed By: Fastabiqu Online
    Scroll to Top