• Latest News

    Senin, 26 Januari 2015

    IMM Ciputat Ajak Pemerintah Indonesia Peduli Muslim Uighur China


    Jakarta - Ternyata penyiksaan terhadap umat muslim dunia tidak hanya terjadi di Gaza, Rohingya maupun Pattani, tapi juga terjadi di Xinjiang wilayah barat Cina. Umat muslim di provinsi Xinjiang yang dinamakan muslim Uighur mengalami penyiksaan dan penindasan. Dilarang untuk beribadah, dilarang berpuasa pada bulan Ramadhan, bahkan ribuan Ulama Uighur dipenjara oleh pemerintah China hanya karena memanjangkan jenggot. Hal ini menjadi perhatian Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Ciputat.

    “Kami mendengar kabar terakhir bahwa 500 keluarga Muslim Uighur melarikan diri ke Turki karena mereka ditindas, mendapat perlakuan biadab, ditangkap, disiksa, dan dibunuh di Cina. Bahkan shalat dan puasa pun mereka dilarang. Ini sungguh tidak manusiawi,” ucap Annisa Fachraddiena, Ketua Bidang Tabligh dan Kajian Keislaman Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Ciputat.

    Mahasiswi yang biasa dipanggil ustadzah ini mengatakan bahwa Islam selalu menjadi target penindasan jika menjadi minoritas dalam suatu Negara. Diskriminasi hukum dan penindasan HAM, hingga siksaan secara fisik bahkan sampai pada tahap pembunuhan sering dirasakan umat muslim jika menjadi minoritas disuatu wilayah, seperti di Rohingya, Pattani, dan juga di Xinjiang wilayah barat Cina.

    “Ini bukti bahwa Islam sangat menjunjung tinggi toleransi umat beragama. Lihat saja Indonesia, ketika Islam menjadi mayoritas, kaum non-muslim bisa hidup damai dan menjalankan ibadah masing-masing, jika ada kasus mengenai perlakuan diskriminasi oleh umat beragama Islam, itu hanya kasuistik dan tidak bisa digeneralisasi,” tambah mahasiswi Fakultas Usuluddin ini.

    Dia berharap pemerintah Indonesia bisa peduli terhadap nasib muslim di Uighur. Sebab tindakan kekerasan yang dilakukan pemerintah China sudah diluar batas kemanusiaan.

    “Sebagai negara mayoritas muslim, seharusnya Indonesia melalui pemerintah dan pihak terkait bisa cepat tanggap mengambil langkah peduli terhadap nasib saudara kita di Uighur, sebab derita mereka adalah derita kita juga. Kita tidak bisa berharap kepada PBB, organisasi internasional, lembaga HAM internasional, dan sebagainya. Mereka semua tutup mata dan telinga, karena mereka memang tidak peduli dengan kondisi umat muslim di Xinjiang wilayah barat Cina,” tutupnya. [red/sp]
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: IMM Ciputat Ajak Pemerintah Indonesia Peduli Muslim Uighur China Rating: 5 Reviewed By: Fastabiqu Online
    Scroll to Top