• Latest News

    Selasa, 10 Februari 2015

    Pandangan Pemuda Muhammadiyah tentang Valetine



    Jakarta - Pimpinan Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah menegaskan menolak konsep hari valentine yang sering dilakukan umat Islam di Indonesia. Mereka mengaku sangat menyayangkan apabila para remaja Muslim ikut merayakannya.

    Koordinator Media Center Pemuda Muhammadiyah, Andik Setiawan mengatakan, perlu banyak cara dan strategi agar remaja Islam tidak mengikuti perayaan hari valentine. Pertama, pihak yang memahamai tentang valentine bisa membagikan informasi yang perlu diketahui remaja ke media sosial. “Pihak ini terutama Pemuda Muhammadiyah akan berusaha memberikan pemahaman ketidakbolehan Muslim untuk merayakan walentine,” ujar Andik saat bersilaturahim ke Kantor Republika, Kamis (5/2/2015).

    Menurut Andik, buku panduan juga perlu dibagikan kepada umat Islam terutama remaja. Kemudian, dia melanjutkan, poster juga perlu untuk dibagikan sebagai cara menarik untuk mengajak remaja Islam menghindari perayaan hari kasih sayang itu.

    Andik juga menyarankan kurikulum sekolah bisa menjadi strategi dalam memerangi pemahaman valentine kepada para siswa. Menurutnya, tentang kesehatan reproduksi bisa dimasukkan ke dalam kurikulum sekolah. Selain itu, Andik mengatakan seminar juga bisa menjadi satu cara untuk membantu remaja untuk menghindari perayaan valentine. [red/rol]
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Pandangan Pemuda Muhammadiyah tentang Valetine Rating: 5 Reviewed By: Fastabiqu Online
    Scroll to Top