• Latest News

    Minggu, 24 Mei 2015

    Milad 101 Tahun 'Aisyiyah dan Madrasah Perempuan Berkemajuan

     
    Yogyakarta –  ‘Aisyiyah, salah satu organisasi otonom Muhammadiyah, menggelar hajatan tahunan. Organisasi prempuan yang lahir  pada tahun 1917 ini menyelenggarakan Milad ke-101 di Kota Bandung pada Kamis (14/5) lalu.  Lebih dari 1.500 aktivis dan simpatisan organisasi yang memiliki sejumlah  amal usaha di bidang  pendidikan, kesehatan, kesejahteraan sosial, ekonomi dan pemberdayaan masyarakat tumpah ruah dalam hajatan tersebut.
    Dalam milad kali ini, ‘Aisyiyah mengusung tama ’’Gerakan Perempuan Muslim untuk Mencerahkan Bangsa’’. Sebuah perhelatan tahunan dalam rangka merefleksi program dan kegiatan yang telah dilaksanakan ‘Aisyiyah ini mendapat sambutan antusias dari para aktivis dan simpatisan warga ‘Aisyiyah.
    Dalam Jumpa pers yang digelar PP ‘Aisyiyah Jumat kemarin (22/5), Ketua umum PP ‘Aisyiyah,  Siti Noordjannah Djohantini mengatakan dalam politik praksis ‘Aisyiyah belum sukses terutama tentang kuota perempuan di dan perjuangan untuk masuk perlemen belum menunjukkan keberhasilan. "Karena itu ‘Aisyiyah mengambil porsi tidak sekedar politik praksis melainkan juga kebaikan pembentukan kesadaran kewargaan," ungkapnya.
    ‘Aisyiyah sekarang, tambah Noordjanah, sedang terus menggerakkan warga untuk politik perempuan melalui pelaksanaan Undang-Undang Desa dengan melakukan advokasi yang sinergi dengan pemerintah daerah.
    Menurut Noordjannah, sejak awal kader-kader ‘Aisyiyah tidak banyak yang berminat terjun di politik praksis. ‘’Tidak mudah mencari kader-kader yang mau di partai politik (parpol), karena tidak semua merasa pas di parpol. Kami sangat sadar melalui parpol merupakan salah satu jalan untuk di legislatif,’’ujarnya.
    Maka dari itu ‘Aisyiyah sangat mendukung kalau ada anggota ‘Aisyiyah yang ada yang di parpol apapun parpolnya. Karena sebagai kader mereka akan membawa misi ‘Aisyiyah. Untuk itu yang sedang menjadi perhatian ‘Aisyiyah adalah penguatan pimpinan di tingkat lokal, jelas dosen UMY ini.
    Lebih lanjut dia mengatakan  untuk mencetak kader-kader ‘Aisyiyah agar berminat  di politik praksis, memberikan pendidikan untuk pemimpin lokal, yakni bagaimana masyarakat punya kesadaran akan hak-haknya. ‘’Saya yakin mereka punya keberanian untuk berkomunikasi dengan dinas setempat, pejabat, dan sebagainya,’’tuturnya.
    ‘Aisyiyah telah merintis “Madrasah Pimpinan Berkemajuan”. Di sini dilakukan kajian-kajian tentang isu-isu kontemporer yang dikaitkan dengan perspektif Islam, bagaimana politik dengan Islam, dan sebagainya. Hal ini masih digodog dan akan di share ke seluruh wilayah ‘Aisyiyah.
    “Madrasah Pimpinan Berkemajuan ini baru satu angkatan dimulai tahun 2014 lalu.  Madrasah Pimpinan Berkemajuan ini diselenggarakan seminggu selama empat bulan. Pesertanya terbuka, tidak hanya kader dan anggota ‘Aisyiyah, melainkan juga anak-anak muda,” jelas dia.
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Milad 101 Tahun 'Aisyiyah dan Madrasah Perempuan Berkemajuan Rating: 5 Reviewed By: Muhammad Nasri Dini
    Scroll to Top