• Latest News

    Jumat, 03 Juli 2015

    Ceramah, Yes! Takut, No!


    Bulan Ramadhan adalah salah satu momentum untuk berdakwah melalui ceramah. Secara, pada bulan ini akan ada banyak banget acara yang membutuhkan penceramah, mulai dari kuliah tujuh menit (kultum), kuliah subuh, kajian buka bersama, pesantren kilat dan sebagainya. Makanya kamu semua juga harus mempersiapkan diri jika diberi amanah untuk itu.
    Salah satu kendala untuk berceramah yaitu adanya beragam ketakutan. Nah, di bawah ini bisa kamu simak beberapa macam ketakutan tersebut berikut cara penanganannya.

    1. Merasa Bodoh
    Penanganan: Ini hanyalah masalah apakah kamu mau belajar atau tidak. Selama kamu mau belajar, maka sesuatu yang nampaknya tidak kamu kuasai akan menjadi lebih mudah untuk dikuasai.
    2. Tidak punya ilmu cukup
    Penanganan: Pelajari dengan benar apa yang diamanahkan kepadamu. Baca buku yang bersesuaian. Berguru pada ustadz yang berkompeten di bidangnya.
    3. Tidak ‘pede’
    Penanganan: Latihan di depan cermin beberapa kali dalam sepekan. Latihan berceramah dalam banyak kesempatan. Semakin tinggi jam terbang, akan semakin ‘pede’ kamu.
    4. Pengalaman gagal
    Penanganan: Pengalaman adalah guru terbaik. Gagal di awal adalah wajar. Jadikan sebagai bekal untuk menghindari kegagalan yang sama di kemudian hari.
    5. Tidak pernah latihan
    Penanganan: Ubah pola latihan. Disiplin terhadap jadwal, tepati komitmen hati pada diri sendiri bahwa latihan akan membuat kamu semakin mahir dan nyaman.
    6. Tidak hapal dalil
    Penanganan: Dalil tidak perlu banyak, hanya harus sesuai. Hapalkan dengan usaha yang keras, karena hapal di luar kepala akan lebih mengesankan.
    7. Takut salah mengambil dalil
    Penanganan: Konsultasikan setiap dalil yang diambil kepada yang lebih mengetahui persoalan.

    Masih takut berceramah?! Hilangkan semua ketakutan, karena Allah memberikan keutamaan kepada orang yang berceramah. Karena ceramah berarti berdakwah, sebuah amalan mulia dalam Islam. Ceramah juga merupakan hal yang menuntut untuk mengamalkan ilmu dan efektif sebagai nasihat bagi diri sendiri. Bukankah dengan memberikan ceramah secara otomatis akan membuat kamu berusaha menjadi lebih baik? Tidaklah seseorang mengajak orang lain untuk meniti tangga, kecuali ia sudah berada di posisi atasnya. Wallahu a’lam. [Burhan Sodiq]
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Ceramah, Yes! Takut, No! Rating: 5 Reviewed By: Fastabiqu Online
    Scroll to Top