• Latest News

    Senin, 13 Juli 2015

    Waktu Terjadinya Lailatul Qadar


    Oleh: Fadh Ahmad Arifan
     Pendidik di MA Muhammadiyah 2 Kota Malang

    Tak terasa bulan Ramadhan telah memasuki 10 malam terakhir. Pada 10 malam terakhir ini biasanya umat Islam disibukkan oleh 2 hal: persiapan mudik ke kampung halaman dan berburu "lailatul qadar" (malam ketetapan). Panutan kita, Rasulullah giat menghidupkan malamnya bersama keluarga, “Adalah Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam jika telah masuk sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan, beliau mengencangkan kainnya, menghidupkan malamnya, dan membangunkan keluarganya.” (HR. Bukhari-Muslim)
    Senin 6 Juli 2015, mantan dosen pembimbing skripsiku, Dr. Roibin M.H.I menjadi penceramah di Masjid al-Falah, MAN 3 Malang. Kini pria yang fasih berbahasa Arab dan baca kitab kuning ini diamanahi sebagai Dekan Fakultas Syariah UIN Malang. Syukur alhamdulillah saya bisa meluangkan waktu untuk menyimak isi ceramah beliau.
    Menurut beliau, lailatul qadar cuma diberikan kepada umat Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam. Adapun umat para nabi sebelumnya tidak memperoleh keistimewaan seperti ini. Carilah atau temukan lailatul qadar di malam yang ganjil hingga malam Ied Fitri. Malam takbiran pun harus dimaksimalkan dengan amalan-amalan sunnah, seperti menyantuni anak yatim, memperbanyak dzikir, i'tikaf hingga shalat malam.
    Dari ‘Aisyah radhiallahu ‘anhuma, bahwa Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda: ”Bersungguh-sungguhlah mencari malam lailatul qadar pada malam ganjil di sepuluh hari terakhir dari bulan Ramadhan.” (Muttafaq ‘alaihi)
    Lailatul qadar itu malam yang cerah. Malam itu hati kita betul-betul dekat dengan Allah. Hati kita tidak dalam keadaan mendung. “Tanda malam terjadi turunnya (Lailatul Qadar) adalah langit nampak bersih, tidak nampak awan sedikitpun,   terang bagaikan bulan sedang purnama, suasana tenang dan sunyi, tidak dingin dan tidak pula panas.” (HR. Muslim). Kalau itu terjadi pada hati kita, maka itu menggambarkan tanda-tanda akan memperoleh lailatul qadar.
    Di akhir ceramahnya, Dr. Roibin menyatakan bahwa orang yang mendapat lailatul qadar akan membawa dampak positif bagi sekitarnya. Hendaknya orang yang mengetahui lailatul qadar membaca doa yang masyhur di kalangan umat Islam,
    اللّهُمَّ إِنَّكَ عُفُوٌّ، تُحِبُّ الْعَفْوَ، فَاعْفُ عَنِّيْ
    Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf, menyukai ampunan, maka ampunilah aku.” (HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah)
    Wallahuallam bish shawwab
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Waktu Terjadinya Lailatul Qadar Rating: 5 Reviewed By: Fastabiqu Online
    Scroll to Top