• Latest News

    Selasa, 11 Agustus 2015

    Muktamar Mathla'ul Anwar Resmi Ditutup


    Pandegalang - Muktamar Mathla'ul Anwar ke-19 bertepatan dengan peringatan hari lahirnya yang ke-100 tahun. Sepanjang satu abad sejarah perjalanannya, Mathla'ul Anwar banyak memberi kontribusi di bidang dakwah, sosial dan pendidikan. 
    Demikian kata Ketua DPD Irman Gusman saat menutup Muktamar Mathla'ul Anwar ke-19, Ahad (9/8/2015) sore, di Pusdiklat Pandeglang, Banten. Pembukaan muktamar dua hari sebelumnya, dilakukan oleh Presiden Jokowi.

    "Ilmu tanpa agama, pincang. Agama tanpa ilmu, buta," ujar Irman, seperti dikutip Metrotvnews. Dua senator asal Banten, Andiara Aprilia Hikmat dan Ahmad Subadri, turut menghadiri muktamar itu.

    Tema muktamar yang berlangsung tak lama setelah Muktamar NU ke-33 dan Muktamar Muhammadiyah ke-47 ini adalah "Meningkatkan Peran Mathla'ul Anwar dalam Mencerdaskan Bangsa". KH. Ahmad Sadeli Karim, Lc terpilih kembali sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Mathla'ul Anwar, sekaligus ketua tim formatur, bersama Ketua Majelis Amanah KH. Drs. Irsjad Djuwaeli, M.M.

    Mathla'ul Anwar berdiri tanggal 10 Ramadhan 1334 H atau 10 Juli 1916 M. Didirikan oleh para kiai di sekitar Menes, Pandeglang. 

    Sesepuh utamanya KH. Tb Sholeh Kananga dan KH. Arsyad Tegal. Kedua ulama ini didikan Syekh Nawawi Al-Bantani. Pendiri formalnya KH. Abdurrahman bin Jamal Menes, dan KH. Entol Muhammad Yasin Kadu Hauk Menes. Di dalam anggaran dasar dan rumah tangga, KH. Abdurrahman bin Jamal selaku inspektur jenderal, dan KH. Entol Muhammad Yasin selaku Presiden Mathla'ul Anwar tahun 1926.

    Presiden Joko Widodo ke alun-alun Pandeglang hari Sabtu (8/8/2015) pukul 10.00 WIB yang lalu untuk menghadiri momen peringatan 100 tahun Mathla'ul Anwar, sekaligus membuka acara. [red/metro]
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Muktamar Mathla'ul Anwar Resmi Ditutup Rating: 5 Reviewed By: Anonim
    Scroll to Top