• Latest News

    Rabu, 02 September 2015

    Adian Husaini: Fikih Kebinekaan Berbasis Pluralisme dan Relativisme


    Beberapa waktu yang lalu, Ma'arif Institute bekerjasama dengan Penerbit Mizan melaunching buku Fikih Kebinekaan di Aula PP Muhammadiyah Jakarta (20/08/2015). Penerbitan buku tersebut mengundang komentar dari banyak pihak, di antaranya dari Dr. Adian Husaini.
    di Gedung PP Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (20/8/2015) - See more at: http://www.arrahmah.com/rubrik/fikih-kebinekaan-sinyal-oportunisme.html#sthash.PEICo95X.dpuf
    Menurut Adian gagasan fikih kebinekaan itu tidak beda jauh dengan buku Fikih Lintas Agama dan buku-buku sejenisnya yang berbasis pluralisme dan relativisme.
    "Pemikiran-pemikiran tentang keislaman dan keindonesiaan memang perlu dikaji terus dan diaktualisasikan sesuai dengan dinamika sosial masyarakat dan bangsa Indonesia. Kebinekaan adalah sebuah realitas yang harus dipandang dan disikapi dengan adil dan beradab, dengan menjadikan "Islamic worldview" sebagai cara pandangnya," tulis Adian dalam laman facebook miliknya.
    Menurut doktor bidang pemikiran dan peradaban Islam ISTAC-IIUM Malaysia tersebut, kekeliruan buku Fikih Kebinekaan dan buku-buku atau gagasan sejenisnya, adalah sikap yang berlebihan dalam menerima realitas sebagai kebenaran, sehingga menjadikannya sebagai "worldview" untuk melihat konsep-konsep pokok dan penting dalam Islam.
    "Ini menyangkut adab dalam keilmuan. Ilmu fikih adalah ilmu yang memiliki dasar dan konsep epistemologi yang matang. Dalam buku ini, tidak kita temukan, konsep "fikih" yang matang," lanjutnya.
    Adian berharap, gagasan-gagasan dalam buku ini adalah bagian dari proses pencarian kebenaran, sehingga para penulisnya, ikhlas menerima kritik. Sebab, usaha untuk "mendaratkan" Islam di bumi Nusantara ini memang memerlukan perenungan dan pengkajian yang terus-menerus, sejalan dengan dinamika sosial yang sangat atraktif dan spekulatif. Karena itu, diperlukan usaha-usaha yang sungguh-sungguh dan penuh keikhlasan, agar kita menemukan konsep-konsep aplikasi yang tepat dan benar, untuk melanjutkan proses Islamisasi Nusantara yang diamanahkan oleh Rasulullah saw dan dijalankan dengan sangat apik oleh Wali Songo dan sebagainya.
    "Bukan malah mengubah konsep-konsep pokok dalam Islam untuk ditundukkan dengan "konsep-konsep asing" yang tidak sejalan dengan Islam. InsyaAllah kita tulis artikel yang lebih lengkap dan jelas," pungkasnya. [red/fb]
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Adian Husaini: Fikih Kebinekaan Berbasis Pluralisme dan Relativisme Rating: 5 Reviewed By: Fastabiqu Online
    Scroll to Top