• Latest News

    Rabu, 02 September 2015

    Tak Mampu Atasi Persoalan Bangsa, IMM Desak Jokowi JK Turun


    Jakarta - Ribuan massa dari Kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) bersama massa dari elemen mahasiswa lainnya, pemuda, pedagang kaki lima, buruh, dan nelayan yang tergabung dalam gerakan Tarik Mandat Jokowi-JK melakukan aksi demontrasi di Istana negara Jakarta, Jum’at 28 Agustus 2015.

    Beni Pramua Ketua Umum DPP IMM menjelaskan, rakyat Indonesia menaruh harapan besar ketika Jokowi terpilih sebagai Presiden ke-7 RI. Harapan itu seakan menjadi realita, ketika Presiden Jokowi menyampaikan pidato perdana saat dilantik. Konsep Trisakti disebutkan dengan tegas, tapi hanya omong kosong belakang. setahun memimpin, pemerintahan Jokowi-JK bukannya mampu mengangkat kesejahteraan rakyat, malah kesejahteraan rakyat semakin menurun. Kini, Indonesia diambang krisis," kata Beni dalam keterangannya, Jakarta, Jumat (28/8/2015), dilansir laman resmi IMM.

    Selanjutnya, target pencapaian ekonomi tidak terwujud, justru yang terjadi adalah pelambatan pertumbuhan ekonomi. Data Badan Pusat Statistik menyebutkan, pada triwulan I 2015 hanya mencapai 4,71 persen, turun dibandingkan periode yang sama tahun lalu, yang mencapai 5,21 persen. Fundamental ekonomi semakin lemah ditambah dengan kondisi ekonomi global yang tak menguntungkan bagi negara-negara berkembang termasuk Indonesia.

    Sebagaimana kita diketahui bahwa pekan ini, Rupiah sampai menyentuh angka Rp14,000 per USD. Dampaknya sangat terasa. Harga komoditas terus naik. Harga barang impor terus naik, beban utang negara semakin besar, dan pemutusan hubungan kerja (PHK) besar-besaran. Asosiasi Pengusaha Tekstil (API) saja sudah mencatat 60 ribu pekerja tekstil dirumahkan. Hal ini tidak mampu direspon oleh pemerintahan Jokowi-JK, sehingga berdampak besar pada ekonomi bangsa, dan tentunya rakyat kecil.

    Putra Revolusi Korompot, selaku Koordinasi Aksi Gerakan Tarik Madat Jokowi JK mengatakan bahwa aksi tersebut dilakukan oleh Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, elemen mahasiswa lainnya, para pedagang yang bersatu sera aliansi pedagang kaki lima. Dalam tuntutan aksinya Taufan menyebutkan, kita menuntut stabilitas ekonomi nasional, pemerintahan Jokowi dan Jusuf Kalla gagal membangun ekonomi bangsa, hari ini Rupiah sudah mencapai Rp. 14.000 sudah terasa dampaknya oleh masyarakat kecil. Jika pemerintah Jokowi JK tidak mampu mengatasi persoalan bangsa ini, maka kita meminta Jokowi JK untuk turun sebagai Presiden Republik Indonesia. Jika hal ini tidak di tanggapi maka kami akan turun dengan massa aksi yang lebih banyak lagi.
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Tak Mampu Atasi Persoalan Bangsa, IMM Desak Jokowi JK Turun Rating: 5 Reviewed By: Fastabiqu Online
    Scroll to Top