• Latest News

    Senin, 02 November 2015

    Azan Shalat Tahajud




    Pertanyaan: Panggilan/Adzan untuk shalat tahajjud apakah disyariatkan? Dan bolehkah memanggil/membangunkan shalat tahajud selain dengan adzan di masjid-masjid?

    Jawab: Disyariatkan untuk mengumandangkan adzan sebelum masuk waktu shubuh, berdasarkan hadits berikut:
    عَنْ سَالِمِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ أَبِيهِ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ - صلى الله عليه وسلم – قَالَ:   ( إِنَّ بِلاَلاً يُؤَذِّنُ بِلَيْلٍ ، فَكُلُوا وَاشْرَبُوا حَتَّى يُنَادِىَ ابْنُ أُمِّ مَكْتُومٍ ) رواه البخارى
    Dari Salim bin Abdillah dari ayahnya bahwa Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda: Sesungguhnya Bilal mengumandangkan adzan pada waktu malam (sebelum masuk shubuh), maka makan dan minumlah kalian sampai Ibnu Ummi Maktum mengumandangkan adzan (setelah masuk  shubuh). (HR. Bukhari) 
    عن ابن مسعود رضي الله عنه عن النبي صلى الله عليه وسلم قال: "لا يمنعن أحدكم – أو أحداً منكم – أذان بلال من سحوره، فإنه يؤذن – أوينادي – بليل، ليرجع قائمكم، ولينبه نائمكم". رواه البخارى
    Dari Ibnu Mas’ud radhiallahu ‘anhu dari Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Janganlah adzan Bilal menghalangi seorang dari kalian dari sahurnya, karena dia mengumandangkan adzan masih pada waktu malam, untuk mengingatkan yang sudah bangun, dan membangunkan yang masih tidur.” (HR. Bukhari)

    Adapun membangunkan untuk shalat tahajud/sahur selain dengan adzan diperbolehkan dengan syarat tidak mengganggu, adapun jika menimbulkan fitnah dan dipastikan mengganggu sebaiknya tidak dilakukan, dan kembali kepada sunnah Nabi dengan mengumandangkan adzan yang pertama. Wallahua’lam.

    *) Hasil Mudzakarah Majelis Tarjih Dan Tajdid PCM Blimbing Periode April 2012
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Azan Shalat Tahajud Rating: 5 Reviewed By: Fastabiqu Online
    Scroll to Top