• Latest News

    Senin, 14 Desember 2015

    Muktamar Al Irsyad, Mantan Wali Kota Pekalongan Terpilih Jadi Ketua Umum Periode 2015-2020

     
    Tegal – Perhimpunan Al Irsyad mengadakan Muktamar ke-2 di Perguruan Al Irsyad Kota Tegal Jawa Tengah pada Kamis-Ahad (11-13/12/2015). Muktamar dengan tema “Hidup Bahagia dalam Naungan Islam” ini diikuti perwakilan dari 16 DPW dan 85 DPC Perhimpunan Al Irsyad se-Indonesia.
    Salah satu agenda muktamar kali ini adalah memilih Dewan Syuro dan Ketua Umum untuk periode 2015-2020 mendatang. Sekretaris panitia, Husein Afif mengatakan, pemilihan Ketua Umum diserahkan kepada Dewan Syuro. Sedangkan Dewan Syuro dipilih oleh peserta muktamar.
    Muktamar dihadiri mantan Menkeu Fuad Bawazier, Direktur Atase Agama Kedutaan Arab Saudi Ibrohim Annughoimsyi, Ketua Yayasan Dana Bantuan Al-Irsyad Awod Makky dan Wali Kota Tegal Siti Mashita Soeparno.
    Muktamar memutuskan mantan Wali Kota Pekalongan Muhammad Basyir Ahmad Syawie menjadi Ketua Umum periode 2015-2020, jabatan Sekretaris Jenderal diserahkan kepada Nasir Seff dan Bendahara dijabat oleh Ali Said Bamajbur.
    Dalam sambutannya, Basyir mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya muktamar dengan lancar, kemudian Basyir mengucapkan istirja’ atas amanah yang diberikan kepadanya.
    Innaa lillaahi wa innaa ilaihi roji’uun. Kita semua adalah milik Allah dan akan kembali kepada Allah,” kata Basyir memulai sambutannya usai terpilih menjadi Ketua Umum, Ahad (13/12/2015), dilansir GemaIslam.com.
    Langkah pertama yang akan dilakukan oleh Basyir adalah melaksanakan program kerja yang telah di rekomendasikan, seperti melakukan islah dengan pihak Al Irsyad Al Islamiyah.
    “Mencoba menjadi penghubung semua yang ada pada kita termasuk meminta kepada Al Irysad Al Islamiyah untuk gabung bersama. Islah adalah bagian dari program kerja kita,” ujar Basyir.
    Yang kedua, lanjut Basyir, adalah menjadi penghubung dengan lembaga-lembaga dan ormas lain.
    “Penghubung dengan pemerintah, ormas Islam seperti NU dan Muhammadiyah, dan Duta Besar negara-negara sahabat,” terang Basyir.
    Basyir kemudian bercerita tentang pengalamannya menjadi Wali Kota Pekalongan. Dimana dia telah berhasil menjadikan Pekalongan sebagai kota kreatif dunia menurut UNESCO. Saat awal-awal memimpin Pekalongan, Basyir juga melakukan gebrakan luar biasa dengan mewajibkan siswa di sekolah-sekolah negeri untuk belajar baca tulis al-Qur’an dan wajib berpakaian muslim.
    “Saya mewajibkan siswa agar bisa baca tulis al-Qur'an dan berpakaian muslim. Di Pekalongan tidak ada siswa tawuran, anak punk dan konser musik,” tegas Basyir.
    Untuk itu, Basyir mengajak kepada segenap keluarga besar Al Irsyad untuk bersama-sama membangun dan bekerja untuk Al Irsyad.
    “Al Irsyad bisa bangkit, yuk kita berbuat apa yang bisa perbuat untuk Al Irsyad,” tandas Basyir. [red/gema]
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Muktamar Al Irsyad, Mantan Wali Kota Pekalongan Terpilih Jadi Ketua Umum Periode 2015-2020 Rating: 5 Reviewed By: Fastabiqu Online
    Scroll to Top