• Latest News

    Rabu, 24 Januari 2018

    Di Cilacap Kokam, Banser dan FPI Bersatu


    Cilacap - Dalam rangka percepatan pembangunan MBS Cilacap, Pimpinan Cabang Muhammadiyah Kedungreja, Cilacap, Jawa Tengah mengadakan kegiatan Tabligh Akbar dan Gerakan Amal, Ahad (21/1/2018). Kegiatan tersebut menghadirkan empat pembicara, yaitu Dr. KH. Masykuri, M.Ed (Ketua LP2M Pimpinan Pusat Muhammadiyah), KH. Najmuddin Zuhdi, M.A (Ketua LP2M Jawa Tengah), KH. Muslim Rahmadi (Pengawas LAZISMU Jawa Tengah) dan KH. Timbul Atmawidjaya (Presiden JPSM Indonesia).

    Kegiatan tabligh akbar tersebut diawali dengan penampilan santriwati Rere yang membawakan lagu Khusnul Khotimah dan Santriwati Eilsa yang membawakan lagu Kun Anta dilanjutkan dengan lagu Insya Allah oleh Ustadz Kasimun sebagai media sosialisasi kegiatan PPSB. Kegiatan ini juga diramaikan oleh Bazar Panahan MBS Cilacap serta ikut memeriahkan SM Corner Cilacap, STIE Muhammadiyah Cilacap dan Kangen Water Bumiayu Brebes sebagai pihak sponsor.

    Ketua Panitia tabligh akbar yang juga Direktur MBS Cilacap, Tarqum Aziz mengatakan, Tablig Akbar ini melibatkan peran serta dari PCM-PCA Kedungreja, serta Pemerintahan Desa Bangunreja yang ikut mendukung serta mensuport kegiatan tersebut.

    Sedangkan untuk pengamanan kegiatan ini, Kokam, FPI, LPI Cilacap dan Banser Kedungreja bekerjasama dengan Polsek Kedungreja turut serta di dalamnya. Menurut Pengamatan Ustadz H. Timbul Atmawidjaya (Presiden JPSM) ada sekitar 10.000 orang hadir dalam tabligh akbar tersebut yang berasal dari warga persyarikatan di Cilacap serta beberapa kota, seperti Jakarta, Surakarta, Brebes, Purbalingga, Bumiayu, Purwokerto, Ciamis, Pengandaran, Kendal, Kebumen, Semarang dan Wonosobo. Yang awalnya hanya diperkirakan hanya 2.000 orang, tuturnya.

    Mustholih, Ketua PCM Kedungreja mengatakan, maksud dan tujuan dari kegiatan ini adalah untuk syiar Agama Islam kepada para kaum Muslimin yang ada di Desa Bangunreja dan sekitarnya khususnya dan masyarakat Indonesia pada umumnya. Diharapkan, setelah kegiatan tabligh akbar tersebut, kaum muslimin sudah siap baik secara jasmani maupun rohani untuk merekatkan kebersamaan dalam membentuk karakter anak bangsa melalui pembangunan pesantren MBS Cilacap.

    Dalam kegiatan tersebut hadir pula Ketua PDM Cilacap, KH. Kuswan Hassan. Setelah sambutan-sambutan selesai dilanjutkan dengan penyerahan bantuan sebesar Rp. 15 juta dari LAZISMU RSI Cempaka Putih. Kegiatan selanjutnya adalah lelang terbuka yang dipimpin oleh KH. Muslim Rahmadi dari Kendal dan KH. Timbul Atmawidjaya dari Brebes. Alhamdulillah terkumpul dana sebesar Rp. 56 juta cash dan Rp. 29 juta kesanggupan.


    Sebelum kegiatan tabligh akbar, panitia dan KH. Muslim Rahmadi, salah seorang pembicara dari Kendal merasa pesimis dengan jumlah jamaah yang akan menghadiri kegiatan tersebut karena pagi itu Desa Bangunreja diguyur hujan deras. Namun menjelang pelaksanaan tabligh akbar, cuaca berubah menjadi terang dan jamaah mulai berduyun-duyun datang untuk menghadiri tabigh akbar. Dalam tausiahnya, Dr. KH. Masykuri, M.Ed mengajak masyarakat Desa Bangunreja dan hadirin untuk lebih dapat meningkatkan keimanan dan ketaqwaannya kepada Allah SWT dengan berlomba-lomba membangun karakter anak bangsa. Apalagi saat masih diberi umur dan kesempatan untuk hidup.

    Hal yang sama diungkapkan oleh KH. Timbul Atmawidjaya dan Sekda Drs. H. Farid Ma’ruf, M.M yang mengajak jamaah untuk menghiasi waktu yang ada atau waktu senggang dengan melantunkan bacaan Al-Qur’an yang merupakan pedoman hidup umat Islam serta berlomba menggapai surga dengan jalan membiasakan infak shodaqoh dan zakat. Apabila hal tersebut dilakukan, alangkah indahnya dunia ini, karena selama ini berbagai ujian dan cobaan datang kepada Bangsa Indonesia merupakan peringatan Allah kepada hambanya.

    Selain itu, KH. Muslim Rahmadi juga menegaskan akan arti pentingya kegiatan zakat yang dapat memupuk rasa persaudaraan dan jalinan ukhuwah Islamiyah antar umat Islam apabila dapat dikelola secara optimal.

    Sementara itu, KH. Najmuddin Zuhdi mengajakan kepada umat Islam yang sudah berkecukupan atau sudah mampu untuk melaksanakan gemar menabur demi akhirat dengan wajib mengeluarkan zakat dan infak untuk pembangunan MBS Cilacap.

    Kegiatan Tabligh akbar berakhir pukul 11.50 yang dilanjutkan dengan peletakan batu pertama Pembangunan Kampus 2 MBS Cilacap di Desa Bangunreja yang diawali oleh Sekda Cilacap, Ketua LP2M Jawa Tengah Ketua PDM Cilacap, Camat Kedungreja, Kepala Desa Bangunreja dan diakhiri oleh Ketua PCM Kedungreja. kemudian diakhiri dengan do’a penutup oleh Bapak KH. Najmuddin Zuhdi, M.A. (Tarqum Aziz)
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    1 komentar:

    1. masjid at-taqwa apa itu dulunya masjid Annur ?
      kalau iya.. dulu saya pernah ngajar TKA/TPA disitu.. jaman masih SMA

      BalasHapus

    Item Reviewed: Di Cilacap Kokam, Banser dan FPI Bersatu Rating: 5 Reviewed By: Fastabiqu Online
    Scroll to Top